Ibadah

Kajian Harian

Hari ke-1 Rabiul Awal

BAB TENTANG HARAMNYA HASAD YAITU MENGHARAP HILANGNYA NIKMAT DARI ORANG LAIN, BAIK NIKMAT AGAMA MAUPUN NIKMAT DUNIA

أن النبي صلى الله عليه وسلم فال: : إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ ». أَوْ قَالَ « الْعُشْبَ رواه أبو داود

Sesungguhnya Nabi saw bersabda : “Hati-hatilah kalian dari hasad, karena sesungguhnya hasad itu memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar atau semak belukar (rumput kering)“. (HR. Abu Daud )

Hari ke-4 Rabiul Awal

BAB TENTANG HARAMNYA MENGHINA ORANG ISLAM

أنّ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : قال بِحَسَبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ (رواه مسلم

Sesungguhnya Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda “Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim “ (HR. Muslim)

Hari ke-7 Rabiul Awal

BAB TENTANG LARANGAN MENIPU

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَمَلَ عَلَيْنَا السِّلَاحَ فَلَيْسَ مِنَّا وَمَنْ غَشَّنَا فَلَيْسَ مِنَّا، رواه مسلم

Sesungguhnya rasulullah saw baesabda :Barangsiapa membawa pedang untuk menyerang kami, maka dia bukan dari golongan kami. Dan barangsiapa menipu kami, maka dia bukan golongan kami. [HR. Muslim].

Hari ke-10 Rabiul Awal

BAB TENTANG HARAMNYA TIDAK MAU MENYAPA KEPADA SESAMA MUSLIM LEBIH DARI TIGA HARI KECUALI KEPADA ORANG YANG BERBUAT BID’AH DAN TERANG-TERANGAN MELANGGAR AGAMA

قال رسول الله صلي الله عليه وسلم : لا يحل لمسلم أن يهجر أخاه قوق ثلاث, فمن هجرفوق ثلاث فمات دخل النار, . رواه أبوا داود

Rasulullah saw. Bersabda:’’tidak dihalalkan bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari.barang siapa yang mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari lalu mati maka ia masuk neraka.’’(HR. Abu daud.).

Hari ke-13 Rabiul Awal

BAB TENTANG KEUTAMAAN MEMBERI

الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى

Tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah. (HR Bukhori dan Muslim)

Hari ke-16 Rabiul Awal

BAB TENTANG IKHLAS BERAMAL

اِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ اِلىَ اَجْسَامِكُمْ وَلاَ اِلىَ صُوَرِكُمْ وَ لٰكِنْ يَنْظُرُ اِلىَ قُلُوْبِكُمْ

Sesungguhnya Allah tidak menilai tubuh kalian, dan tidak menilai rupa kalian, tetapi Allah menilai terhadap hati kalian (HR Muslim)

Hari ke-19 Rabiul Awal

BAB TENTANG HARAMNYA RIYA

قال أبو هريرة رضي الله عنه : سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول : قال الله تعالى أنا أغنى الشركاء عن الشرك ، من عمل عملا أشرك فيه معي غيرى تركته وشركه ، رواه مسلم

Dari Abu Hurairah ra. Ia berkata: “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda:

“Allah ta’ala berfirman: “Aku adalah yang paling tidak membutuhkan persekutuan. _Barangsiapa yang melaksanakan suatu amal dengan mempersekutukan aku kepada selain aku maka aku akan meninggalkannya dan tidak memperdulikannya”

Hari ke-22 Rabiul Awal

BAB TENTANG HARAMNYA MENYENDIRI DENGAN WANITA BUKAN MUHRIMNYA

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : إياكم والدخول على النساء ، فقال رجل من الانصار : أفرئيت الحمو؟ قال : الحمو الموت ،متفق عليه

Sesungguhnya Nabi saw. Bersabda: “Jahuilah olehmu mendekati perempuan. Lalu ada seorang sahabat anshor bertanya: “Bagaimana jika mendekati perempuan yang masih kerabatnya istri? “Beliau Bersabda”Mendekati perempuan yang masih kerabatnya istri berarti kematian” . (HR Bukhari dan Muslim).

Hari ke-25 Rabiul Awal

BAB TENTANG MENJAGA AGAMA ALLAH

احْفَظِ اللّٰهَ يَحْفَظْكَ اِحْفَظِ اللّٰهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ

Jagalah Allah niscaya Dia akan menjagamu, jagalah Allah niscaya kamu dapati Dia dihadapanmu. (HR. Tirmidzi)

Hari ke-28 Rabiul Awal

BAB TENTANG TOLONG MENOLONG

اللّٰهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيْهِ

Allah senantiasa menolong hambaNya, selama hambaNya suka menolong saudaranya (HR. Muslim)

Hari ke-2 Rabiul Awal

BAB LARANGAN MENCARI-CARI KESALAHAN ORANG LAIN DAN MENDENGARKAN RAHASIA ORANG LAIN

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : لاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَنَاجَشُوا وَلاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَدَابَرُوا وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُوْنُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَاناً. الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يَخْذُلُهُ وَلاَ يَكْذِبُهُ وَلاَ يَحْقِرُهُ. التَّقْوَى هَهُنَا –وَيُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ – بِحَسَبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ، كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ(رواه مسلم)

Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Taqwa itu disini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali). Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain; haram darahnya, hartanya dan kehormatannya “

(HR. Muslim).

Hari ke-5 Rabiul Awal

BAB TENTANG LARANGAN MENUNJUKKAN KEGEMBIRAAN ATAU KESUSAHAN YANG MENIMPA SESAMA MUSLIM

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لاَ تُظْهِرِ الشَّمَاتَةَ لأَخِيكَ فَيَرْحَمُهُ اللَّهُ وَيَبْتَلِيكَ رواه الترمذي

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah engkau menampakkan rasa gembira saat saudaramu sesama muslim menderita kesusahan. Hal itu menjadi sebab Allah menyayanginya dan menimpakan cobaan pada dirimu” (HR. Tirmidzi).

Hari ke-8 Rabiul Awal

BAB TENTANG HARAMNYA MENYALAHI JANJI

أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: لكل غادر لواء عند استه يوم القيامة ، يرفع له بقدر غدره، ألا ولا غادر أعظم غدرا من أمير عامة، رواه مسلم.

Sesungguhnya Nabi Saw. Bersabda : “bagi orang penghianat kelak dihari kiamat akan ada bendera tertancap dipantatnya. Lantas dengan bendera itu ia di tarik keatas sesuai dengan kadar penghianatannya. Ketahuilah, bahwa tiada penghianat yang lebih jahat melebihi pemimpin rakyat yang berkhianat” ( HR. Muslim).

Hari ke-11 Rabiul Awal

BAB TENTANG KEUTAMAAN SEORANG MUSLIM

مِن حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ

Setengah dari bukti kebaikan Islamnya seseorang ialah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya (HR. Tirmidzi)

Hari ke-14 Rabiul Awal

BAB TENTANG LARANGAN BERBISIK BAGI DUA ORANG DAN TIDAK MENYERTAKAN ORANG KETIGA TANPA IDZINNYA KECUALI DALAM KEADAAN TERPAKSA

أن رسول الله صلى الله وسلم قال :إذا كنتم ثلاثة فلا يتناجى اثنان دون الآخر حتى تختلطوا بالناس من أجل أن ذلك يحزنه , متفق عليه

Sesungguhnya Rasulullah saw.bersabda:’’bila kamu sedang bertiga maka janganlah kamu berdua berbisik tanpa menyertakan yang ketiga sehingga kamu berkumpul dengan orang banyak. sebab hal itu dapat menyusahkan orang yang tidak diajak berbisik-bisik.’’(HR.Bukhari dan muslim.).

Hari ke-17 Rabiul Awal

BAB TENTANG KEUTAMAAN SENYUM

تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ صَدَقَةٌ

“Senyum manismu dihadapan saudaramu adalah shadaqah” (HR. Tirmidzi)

Hari ke-20 Rabiul Awal

BAB TENTANG BERKATA BAIK ATAU DIAM

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam”(HR. Bukhori Muslim)

Hari ke-23 Rabiul Awal

BAB TENTANG HARAMNYA MENYERUPAI LAWAN JENIS

عن ابن عباس رضي الله عنهما قال: لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم المتشبهين من الرجال بالنساء والمتشبهات من النساء بالرجال ،رواه البخاري

Dari ibnu abbas radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata : Rasulullah saw. Mengutuk orang laki laki yang meniru perempuan dan juga mengutuk perempuan yang meniru laki laki”.(HR. Al-Bukhari).

Hari ke-26 Rabiul Awal

BAB TENTANG KEUTAMAAN BELAJAR AL-QUR’AN

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْ اَنَ وَ عَلَّمَهْ

Sebaik baik kalian adalah orang yang belajar Al Quran dan yang mengajarkannya. (HR. Bukhari)

Hari ke-29 Rabiul Awal

BAB TENTANG LARANGAN MENCELA MAKANAN

مَاعَابَ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ طَعَامًا قَطٌّ

Rasulullah SAW sama sekali tidak pernah mencela makanan (HR. Muttafaq alaih)

Hari ke-3 Rabiul Awal

BAB TENTANG LARANGAN BERBURUK SANGKA KEPADA ORANG ISLAM KECUALI DALAM KEADAAN TERPAKSA

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَاِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيث(متفق عليه

telah bersabda Rasululloh.” Jauhkanlah dirikamu daripada sangka (jahat) karena sangka (jahat) itu sedusta-dusta omongan,(hati)”. (HR. Bukhari Dan Muslim).

Hari ke-6 Rabiul Awal

BAB TENTANG KEUTAMAAN MENJALIN SILATURAHMI

لاَ تَنْزِلُ الرَّحْمَةُ عَلَى قَوْمٍ فِيْهِمْ قَاطِعُ رَحِمٍ

“Rahmat tidak akan turun kepada kaum yang padanya terdapat orang yang memutuskan tali silaturahmi” (HR Muslim)

Hari ke-9 Rabiul Awal

BAB TENTANG SEDEKAH KEPADA KELUARGA

الصَّدَقَةُ عَلَى الْمِسْكِيْنِ صَدَقَةٌ وَعَلَى ذِي الرَّحِمِ اثْنَتَانِ: صَدَقَةٌ وَصِلَةٌ

“Sedekah terhadap orang miskin adalah sedekah dan terhadap keluarga sendiri mendapat dua pahala: sedekah dan silaturahmi.” (HR Tirmidzi)

Hari ke-12 Rabiul Awal

BAB TENTANG MAKAN DENGAN TANGAN KANAN

يَا غُلَامُ، سَمِّ اللهَ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ، وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ

Wahai anak kecil, bacalah basmalah dan makanlah dengan tangan kananmu dan ambilah yang terdekat darimu (HR. Bukhari Muslim)

Hari ke-15 Rabiul Awal

BAB TENTANG MENUNJUKKAN KEBAIKAN

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرٍ فَاعِلِهِ

Barang siapa yang menunjukkan kepada suatu kebaikan, maka baginya pahala seperti orang yang melaksanakannya (HR Muslim)

Hari ke-18 Rabiul Awal

BAB TENTANG LARANGAN MENYIKSA BUDAK, BINATANG, ISTRI DAN ANAK KECUALI SEBAB SYARAK ATAU MELEBIHI ATAS PENDIDIKAN

قال ابن مسعود البدري رضي الله عنه : كنت أضرب غلاما لي بالسوط فسمعت صوتا من خلفي  إعلم أبا مسعود ، فلم أفهم الصوت من الغضب فلما دنا مني أذا هو رسول الله صلى الله عليه وسلم ، فإذا هو يقول : إعلم أبا مسعود أن الله أقدر عليك منك على هذا الغلام فقلت لا أضرب مملوكا بعده أبدا ، وفي رواية فسقط السوط من يدي من هيبته ، وفي رواية : فقلت يا رسول الله هو حر لوجه الله ، فقال : أما إنه لو لم تفعل للفحتك النار ، أو لمستك النار. رواه مسلم بهذه الروايات.

Abu mas’ud al badri ra. Dia bekata : ‘’ketika aku memukul budak ku dengan cambuk,tiba-tiba terdengar suara dari arah belakang :’’ketahuilah,hai mas’ud’’.karena dalam keadaan marah maka aku tidak mengerti suara siapakah itu.ketika sudah dekat,ternyata suara itu adalah sabda rasulullah saw.lalu beliau melanjutkan sabdanya:’’ketahuilah hai , mas’ud, bahwasanya allah lebih berkuasa menyiksa kamu dari pada siksaanmu terhadap budakmu itu’’.lantas aku berkata:’’aku tidak akan memukul budak lagi sesudah ini untuk selama-lamanya’’.dalam riwayat lain dikatakan:’’lalu aku berkata:’’ya.rasulullah saw. Budak itu sudah merdeka karena allah’’.beliau lantas bersabda:’’andaikan kamu tidak segera memerdekakannya pasti kamu akan disiksa dan dibakar oleh api neraka (HR. Muslim.)

Hari ke-21 Rabiul Awal

BAB TENTANG PERBUATAN YANG DIKIRA RIYA’ PADAHAL BUKAN RIYA’

قيل لرسول الله صلى الله عليه وسلم : أرئيت الرجل يعمل العمل من الخير ويحمده الناس عليه ؟ قال تلك عاجل بشرى المؤمن ، رواه مسلم

Rasulullah Saw. pernah ditanya: “Bagaimana menurut tuan jika ada seseorang melakukan kebaikan lalu disanjung oleh orang banyak? Beliau menjawab “Itulah awal pada gembira bagi orang mukmin”. (HR Muslim)

Hari ke-24 Rabiul Awal

BAB TENTANG LARANGAN MENIRU KEBIASAAN SYETAN DAN ORANG KAFIR

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : لا تأكلوا بالشمال ، فإن الشيطان يأكل بالشمال ،رواه مسلم

Rasulullah saw. Bersabda: “Janganlah kamu semua makan dengan tangan kiri sebab sesungguhnya syetan itu makan dengan tangan kiri”. (HR. Muslim).

Hari ke-27 Rabiul Awal

BAB TENTANG KEUTAMAAN SHOLAT

اِنَّ اَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهْ

Sesungguhnya amalan hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalat (HR. Tirmidzi)

Hari ke-30 Rabiul Awal

BAB TENTANG MASALAH DAN MUSIBAH

مَا يُصِيبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ وَصَبٍ ؛ وَلَا نَصَبٍ ؛ وَلَا هَمٍّ ؛ وَلَا حَزَنٍ ؛ وَلَا غَمٍّ ؛ وَلَا أَذًى – حَتَّى الشَّوْكَةُ يَشَاكُهَا – إلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

“Tidaklah menimpa seorang mukmin berupa rasa sakit (yang terus menerus), rasa capek, kekhawatiran (pada pikiran), sedih (karena sesuatu yang hilang), kesusahan hati atau sesuatu yang menyakiti sampai pun duri yang menusuknya melainkan akan dihapuskan dosa-dosanya.” (HR. Bukhari no. 5641 dan Muslim no. 2573)

Hari ke-1 Rabiul Akhir

BAB TENTANG KEUTAMAAN BERDZIKIR

وَالذَّاكِرِيْنَ اللّٰهَ كَثِيْرًا وَّالذَّاكِرٰتِ اَعَدَّ اللّٰهُ لَهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا

“Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, maka Allah menyediakan untuk mereka pengampunan dan pahala yang agung” (QS. Al Ahzaab: 35)

Hari ke-4 Rabiul Akhir

BAB TENTANG LARANGAN BERSEDIH HATI

وَلَا تَهِنُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَنْتُمُ الْاَعْلَوْنَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang orang yang paling tinggi derajatnya jika kamu beriman”. (QS:Ali Imran:139)

Hari ke-7 Rabiul Akhir

BAB TENTANG PERINTAH BEKERJA

وَقُلِ اعْمَلُوْا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُوْلُهٗ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ وَسَتُرَدُّوْنَ اِلٰى عٰلِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَۚ

Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS.At Taubah:105)

Hari ke-10 Rabiul Akhir

BAB TENTANG LARANGAN BAGI LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN MENYEMIR RAMBUT DENGAN WARNA HITAM

أوتي بأبي قحافة والد أبي بكر الصديق رضي الله عنهما يوم فتح مكة ، ورأسه ولحيته كالثفامة بياضا ، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم غيروا هذا واجتنبوا السواد ، رواه مسلم

Pada hari penaklukan kota mekah Abu Quhafah yaitu ayahnya Abu Bakar dihadapkan kepada Rasulullah saw. Sebab rambut kepalanya dan jenggotnya seperti bunga matahari karena sangat putihnya lantas beliau bersabda: “Rubahlah warna rambut itu namun jangan memakai hitam (jauhilah warna hitam)”.

Hari ke-13 Rabiul Akhir

BAB TENTANG LARANGAN BERSUMPAH DENGAN MAKHLUK SEPERTI NABI, KA’BAH, NAMA ORANG TUANYA, LANGIT DAN LAIN SEBAGAINYA

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم لا تحلفوا بالطواغي، ولابآبائكم ، رواه مسلم

Rasulullah saw.bersabda:’’janganlah kamu bersumpah dengan menyebut nama-nama berhala atau jangan pula kamu bersumpah dengan menyebut nama ayahmu’’.(HR. Muslim).

Hari ke-16 Rabiul Akhir

BAB TENTANG IKHLAS BERAMAL

اِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ اِلىَ اَجْسَامِكُمْ وَلاَ اِلىَ صُوَرِكُمْ وَ لٰكِنْ يَنْظُرُ اِلىَ قُلُوْبِكُمْ

Sesungguhnya Allah tidak menilai tubuh kalian, dan tidak menilai rupa kalian, tetapi Allah menilai terhadap hati kalian (HR Muslim)

Hari ke-19 Rabiul Akhir

BAB TENTANG MAKRUHNYA JUAL BELI YANG DIIKUTI SUMPAH MESKIPUN MENGANDUNG KEBENARAN

سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول : الحلف منفقة للسلعة ممحقة للكسب ، متفق عليه

Abu hurairah ra. Ia berkata:’’saya mendengar rasulullah saw. bersabda:’’bersumpah dalam jual beli itu dapat mempercepat lakunya barang dagangan namun menghilangkan berkahnya penghasilan’’.(HR Bukhari dan Muslim).

Hari ke-22 Rabiul Akhir

BAB TENTANG HARAMNYA MENYENDIRI DENGAN WANITA BUKAN MUHRIMNYA

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : إياكم والدخول على النساء ، فقال رجل من الانصار : أفرئيت الحمو؟ قال : الحمو الموت ،متفق عليه

Sesungguhnya Nabi saw. Bersabda: “Jahuilah olehmu mendekati perempuan. Lalu ada seorang sahabat anshor bertanya: “Bagaimana jika mendekati perempuan yang masih kerabatnya istri? “Beliau Bersabda”Mendekati perempuan yang masih kerabatnya istri berarti kematian” . (HR Bukhari dan Muslim).

Hari ke-25 Rabiul Akhir

BAB TENTANG MENJAGA AGAMA ALLAH

احْفَظِ اللّٰهَ يَحْفَظْكَ اِحْفَظِ اللّٰهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ

Jagalah Allah niscaya Dia akan menjagamu, jagalah Allah niscaya kamu dapati Dia dihadapanmu. (HR. Tirmidzi)

Hari ke-28 Rabiul Akhir

BAB TENTANG TOLONG MENOLONG

اللّٰهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيْهِ

Allah senantiasa menolong hambaNya, selama hambaNya suka menolong saudaranya (HR. Muslim)

Hari ke-2 Rabiul Akhir

BAB LARANGAN BERDUKA CITA

لَا تَحْزَنْ اِنَّ اللّٰهَ مَعَنَاۚ

“Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah selalu bersama kita”. (QS.At-Taubah:40).

Hari ke-5 Rabiul Akhir

BAB TENTANG MEMENUHI PERINTAH ALLAH

فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ

Hendaknya mereka memenuhi perintah Ku dan hendaklah mereka yakin kepada Ku agar selalu berada dalam kebenaran”. (QS.Al-Baqarah:186)

Hari ke-8 Rabiul Akhir

BAB TENTANG HARAMNYA MENYALAHI JANJI

أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: لكل غادر لواء عند استه يوم القيامة ، يرفع له بقدر غدره، ألا ولا غادر أعظم غدرا من أمير عامة، رواه مسلم.

Sesungguhnya Nabi Saw. Bersabda : “bagi orang penghianat kelak dihari kiamat akan ada bendera tertancap dipantatnya. Lantas dengan bendera itu ia di tarik keatas sesuai dengan kadar penghianatannya. Ketahuilah, bahwa tiada penghianat yang lebih jahat melebihi pemimpin rakyat yang berkhianat” ( HR. Muslim).

Hari ke-11 Rabiul Akhir

BAB TENTANG MAKRUHNYA BERTENGKAR, BERBICARA KERAS, BERJUAL BELI, SEWA MENYEWA, MENCARI BARANG HILANG DI MASJID

[قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « من سمع رجلاً ينشد ضالة في المسجد فليقل: لا ردها الله عليك، فإن المساجد لم تبن لهذا » [رواه مسلم

barangnya yang hilang di dalam masjid maka hendaklah ia mengatakan: ’’semuga allah tidak mengembalikannya kepadamu’’, karena sesungguhnya masjid itu dibangun bukan untuk itu’’.(HR,Muslim).

Hari ke-14 Rabiul Akhir

BAB TENTANG DOSANYA BERSUMPAH PALSU DENGAN DISENGAJA

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : من اقتطع حق امرىء مسلم بيمينه، فقد أوجب الله له النار. وحرم عليه الجنة ،فقال له رجل : وإن كان شيئا يسيرا يا رسول الله ؟ قال : وإن كان قضيبا من أراك ، رواه مسلم

orang muslim lainnya dengan sumpahnya (yang palsu) maka allah mewajibkan baginya masuk neraka dan mengharamkan dirinya masuk surga’’. Ada sahabat yang bertanya:’’walaupun yang di rampas itu kadarnya kecil, Ya rasulullah saw. Beliau menjawab:’’meskipun hanya sekecil kayu arak (yaitu kayu untuk bersiwak)’’.(HR. Muslim).

Hari ke-17 Rabiul Akhir

BAB TENTANG KEUTAMAAN SENYUM

تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ صَدَقَةٌ

“Senyum manismu dihadapan saudaramu adalah shadaqah” (HR. Tirmidzi)

Hari ke-20 Rabiul Akhir

BAB TENTANG DOSANYA BERSUMPAH PALSU DENGAN DISENGAJA

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : من اقتطع حق امرىء مسلم بيمينه، فقد أوجب الله له النار. وحرم عليه الجنة ،فقال له رجل : وإن كان شيئا يسيرا يا رسول الله ؟ قال : وإن كان قضيبا من أراك ، رواه مسلم

Sesungguhnya rasulullah saw. Telah bersabda:’’barangsiapa yang merampas hak orang muslim lainnya dengan sumpahnya (yang palsu) maka allah mewajibkan baginya masuk neraka dan mengharamkan dirinya masuk surga’’. Ada sahabat yang bertanya:’’walaupun yang di rampas itu kadarnya kecil, Ya rasulullah saw. Beliau menjawab:’’meskipun hanya sekecil kayu arak (yaitu kayu untuk bersiwak)’’.(HR. Muslim).

Hari ke-23 Rabiul Akhir

BAB TENTANG MAKRUHNYA MENCACI SAKIT PANAS

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم دخل على أم السائب، أو أم المسيب ، فقال : مالك يا أم السائب – أو يا أم المسيب – تزفزفين ؟ قالت: الحمى لا بارك الله فيها ، فقال لا تسبي الحمى فإنه تذهب خطايا بني آدم كما يذهب الكير خبث الحديد ، رواه مسلم

Sesungguhnya rasulullah saw. telah masuk rumahnya ummu saib atau ummu musayyab, lalu beliau bertanya: ’’kenapa kamu menggigil hai ummu musayyab? ’’. ia menjawab: ’’sebab sakit panas, semuga ia tidak di berkahi allah’’. Beliau bersabda: ’’janganlah kamu mencaci maki penyakit panas sebab penyakit itu dapat menghilangkan dosa dosa anak adam seperti itu panas tukang las dapat menghilangkan karat karat besi”. (HR Muslim).

Hari ke-26 Rabiul Akhir

BAB TENTANG KEUTAMAAN BELAJAR AL-QUR’AN

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْ اَنَ وَ عَلَّمَهْ

Sebaik baik kalian adalah orang yang belajar Al Quran dan yang mengajarkannya. (HR. Bukhari)

Hari ke-29 Rabiul Akhir

BAB TENTANG LARANGAN MENCELA MAKANAN

مَاعَابَ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ طَعَامًا قَطٌّ

Rasulullah SAW sama sekali tidak pernah mencela makanan (HR. Muttafaq alaih)

Hari ke-3 Rabiul Akhir

BAB TENTANG LARANGAN BERPUTUS ASA

وَلَا تَا۟يْـَٔسُوْا مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ ۗاِنَّهٗ لَا يَا۟يْـَٔسُ مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ اِلَّا الْقَوْمُ الْكٰفِرُوْنَ

“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus dari rahmat Allah melainkan orang orang yang kufur” (QS.Yusuf:87)

Hari ke-6 Rabiul Akhir

BAB TENTANG KEUTAMAAN BERSABAR

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اصْبِرُوْا وَصَابِرُوْا وَرَابِطُوْاۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.” (QS.Ali Imran:200)

Hari ke-9 Rabiul Akhir

BAB TENTANG SEDEKAH KEPADA KELUARGA

الصَّدَقَةُ عَلَى الْمِسْكِيْنِ صَدَقَةٌ وَعَلَى ذِي الرَّحِمِ اثْنَتَانِ: صَدَقَةٌ وَصِلَةٌ

“Sedekah terhadap orang miskin adalah sedekah dan terhadap keluarga sendiri mendapat dua pahala: sedekah dan silaturahmi.” (HR Tirmidzi)

Hari ke-12 Rabiul Akhir

BAB TENTANG LARANGAN BAGI ORANG YANG MEMAKAN BAWANG MERAH ATAU BAWANG PUTIH DLL YANG BERBAU BUSUK LAINNYA MASUK MASJID SEBELUM MENGHILANGKANNYA

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم من أكل من هذه الشجرة فلا يقربنا ولا يصلين ، معنا متفق عليه

Nabi saw.bersabda:’’barangsiapa yang memakan dari pohon ini yaitu bawang maka janganlah sekali-kali ia mendekati kami dan jangan sekali-kali ia shalat bersama kami’’.(HR.Bukhari dan Muslim)

catatan: hadits ini juga menganjurkan kepada kita agar selalu menjaga kebersihan badan,terlebih ketika kita hendak melaksanakan shalat.

Hari ke-15 Rabiul Akhir

BAB TENTANG MENUNJUKKAN KEBAIKAN

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرٍ فَاعِلِهِ

Barang siapa yang menunjukkan kepada suatu kebaikan, maka baginya pahala seperti orang yang melaksanakannya (HR Muslim)

Hari ke-18 Rabiul Akhir

BAB TENTANG LARANGAN MENYIKSA BUDAK, BINATANG, ISTRI DAN ANAK KECUALI SEBAB SYARAK ATAU MELEBIHI ATAS PENDIDIKAN

قال ابن مسعود البدري رضي الله عنه : كنت أضرب غلاما لي بالسوط فسمعت صوتا من خلفي  إعلم أبا مسعود ، فلم أفهم الصوت من الغضب فلما دنا مني أذا هو رسول الله صلى الله عليه وسلم ، فإذا هو يقول : إعلم أبا مسعود أن الله أقدر عليك منك على هذا الغلام فقلت لا أضرب مملوكا بعده أبدا ، وفي رواية فسقط السوط من يدي من هيبته ، وفي رواية : فقلت يا رسول الله هو حر لوجه الله ، فقال : أما إنه لو لم تفعل للفحتك النار ، أو لمستك النار. رواه مسلم بهذه الروايات.

Abu mas’ud al badri ra. Dia bekata : ‘’ketika aku memukul budak ku dengan cambuk,tiba-tiba terdengar suara dari arah belakang :’’ketahuilah,hai mas’ud’’.karena dalam keadaan marah maka aku tidak mengerti suara siapakah itu.ketika sudah dekat,ternyata suara itu adalah sabda rasulullah saw.lalu beliau melanjutkan sabdanya:’’ketahuilah hai , mas’ud, bahwasanya allah lebih berkuasa menyiksa kamu dari pada siksaanmu terhadap budakmu itu’’.lantas aku berkata:’’aku tidak akan memukul budak lagi sesudah ini untuk selama-lamanya’’.dalam riwayat lain dikatakan:’’lalu aku berkata:’’ya.rasulullah saw. Budak itu sudah merdeka karena allah’’.beliau lantas bersabda:’’andaikan kamu tidak segera memerdekakannya pasti kamu akan disiksa dan dibakar oleh api neraka (HR. Muslim.)

Hari ke-21 Rabiul Akhir

BAB TENTANG PERBUATAN YANG DIKIRA RIYA’ PADAHAL BUKAN RIYA’

قيل لرسول الله صلى الله عليه وسلم : أرئيت الرجل يعمل العمل من الخير ويحمده الناس عليه ؟ قال تلك عاجل بشرى المؤمن ، رواه مسلم

Rasulullah Saw. pernah ditanya: “Bagaimana menurut tuan jika ada seseorang melakukan kebaikan lalu disanjung oleh orang banyak? Beliau menjawab “Itulah awal pada gembira bagi orang mukmin”. (HR Muslim)

Hari ke-24 Rabiul Akhir

BAB TENTANG LARANGAN MENIRU KEBIASAAN SYETAN DAN ORANG KAFIR

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : لا تأكلوا بالشمال ، فإن الشيطان يأكل بالشمال ،رواه مسلم

Rasulullah saw. Bersabda: “Janganlah kamu semua makan dengan tangan kiri sebab sesungguhnya syetan itu makan dengan tangan kiri”. (HR. Muslim).

Hari ke-27 Rabiul Akhir

BAB TENTANG KEUTAMAAN SHOLAT

اِنَّ اَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهْ

Sesungguhnya amalan hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalat (HR. Tirmidzi)

CS 1
CS 2
× DAFTAR ONLINE