Subhanallah Inilah Beberapa Keutamaan Penghafal Al Qur’an

Almaas Griya Insani Muslim Surabaya Dakwah Sosial
Ngaji Dan Baksos Almaas Bersama Komunitas Mancing Sehat Peduli Anak-Anak Yatim Di Pantai Pelabuhan Sepuluh Madura
September 11, 2019
Almaas Griya Insani Muslim Surabaya Dakwah Sosial
Keutamaan Sedekah Di Hari Jum’at
September 26, 2019
Almaas Griya Insani Muslim Surabaya Dakwah Sosial

Almaas Griya Insani Muslim Surabaya Dakwah Sosial

SUBHANALLAH

INILAH BEBERAPA KEUTAMAAN

PENGHAFAL QUR’AN

oleh Redaksi Batubeling Almaas


almaas.co.id – Al-Qur’an yang berisi 30 juz dengan 144 surat dan 6.666 ayat merupakan pedoman hidup yang sangat penting bagi umat Islam. Bahkan tak jarang, banyak umat Islam yang mampu menghafalkan al-Qur’an mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Salah satu buktinya, banyak anak-anak hebat di Indonesia yang mengikuti acara Hafizh Cilik Indonesia yang merupakan salah satu program televisi swasta. Hal tersebut tentunya menjadi sebuah prestasi sekaligus kebanggaan tersendiri bagi mereka.


Tak hanya menjadi sebuah prestasi tersendiri, rupanya orang-orang yang mampu menghafalkan al-Qur’an akan mendapatkan berbagai macam keutamaan dari Allah, baik di dunia maupun di akhirat.


Keutamaan-keutamaan tersebut tentunya bisa menjadi motivasi bagi umat Islam untuk berlomba-lomba memahami dan menghafalkan Al-Qur’an.


Lalu keutamaan apa saja yang Allah berikan kepada para penghafal Al-Qur’an?

Pertama, penghafal Al-Qur’an mendapatkan kehormatan dari sesama manusia.

(1) Didahulukan untuk menjadi imam ketika shalat jamaah

Dari Abu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللَّهِ فَإِنْ كَانُوا فِى الْقِرَاءَةِ سَوَاءً

فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ وَلاَ يَؤُمَّنَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ فِى سُلْطَانِهِ

Yang paling berhak jadi imam adalah yang paling banyak hafalan Al-Qur’an-nya. Jika dalam hafalan quran mereka sama, maka didahulukan yang paling paham dengan sunnah… dan seseorang tidak boleh menjadi imam di wilayah orang lain.

(HR. Ahmad 17526, Muslim 1564, dan yang lainnya)

(2) Diutamakan untuk menjadi pemimpin jika dia mampu

Ketika Umar radhiyallahu ‘anhu menjadi khalifah, beliau menunjuk Nafi’ bin Abdul Harits untuk menjadi gubernur di Mekkah.

Suatu ketika, Umar bertemu Nafi’ di daerah Asfan. “Siapa yang menggantikanmu di Mekkah?” tanya Umar. “Ibnu Abza.” Jawab Nafi’. “Siapa Ibnu Abza?” tanya Umar. “Salah satu mantan budak di Mekkah.” Jawab Nafi’. “Mantan budak kamu jadikan sebagai pemimpin?” tanya Umar. “Dia hafal Al-Qur’an, dan paham tentang ilmu faraid.” Jawab Nafi’. Kemudian Umar mengatakan, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

إِنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِينَ

Sesungguhnya Allah mengangkat sebagian kaum berkat kitab ini (Al-Qur’an), dan Allah menghinakan kaum yang lain, juga karena Al-Qur’an. (HR. Ahmad 237 & Muslim 1934)

Kedua,  penghafal Al-Qur’an bersama para malaikat sebagai teman di rumahnya.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَثَلُ الَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَهْوَ حَافِظٌ لَهُ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ ، وَمَثَلُ الَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَهْوَ يَتَعَاهَدُهُ وَهْوَ عَلَيْهِ شَدِيدٌ ، فَلَهُ أَجْرَانِ

Orang yang membaca dan menghafal Al-Qur’an, dia bersama para malaikat yang mulia. Sementara orang yang membaca Al-Qur’an, dia berusaha menghafalnya, dan itu menjadi beban baginya, maka dia mendapat dua pahala. (HR. Bukhari 4937)

Ketiga, anak penghafal Al-Qur’an mampu menyelamatkan kedua orang tuanya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يجيء القرآن يوم القيامة كالرجل الشاحب يقول لصاحبه : هل تعرفني ؟ أنا الذي كنتُ أُسهر ليلك وأظمئ هواجرك… ويوضع على رأسه تاج الوقار ، ويُكسى والداه حلَّتين لا تقوم لهما الدنيا وما فيها ، فيقولان : يا رب أنى لنا هذا ؟ فيقال لهما : بتعليم ولدكما القرآن

Al-Qur’an akan datang pada hari kiamat seperti orang yang wajahnya cerah. Lalu bertanya kepada penghafalnya, “Kamu kenal saya? Sayalah membuat kamu begadangan tidak tidur di malam hari, yang membuat kamu kehausan di siang harimu… ” kemudian diletakkan mahkota kehormatan di kepalanya, dan kedua orang tuanya diberi pakaian indah yang tidak bisa dinilai dengan dunia seisinya. Lalu orang tuanya menanyakan, “Ya Allah, dari mana kami bisa diberi pakaian seperti ini?” kemudian dijawab, “Karena anakmu belajar al-Quran.”

(HR. Thabrani dalam al-Ausath 6/51, dan dishahihkan al-Albani).

Keempat, orang tua dari anak penghafal Al-Qur’an akan mendapatkan kemuliaan dari Allah.

Dari Buraidah radhiallahu anhu berkata, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda :

تقوم لهما الدنيا فيقولان : بم كسينا هذا ؟

فيقال : بأخذ ولدكما القرآن

Siapa yang menghafal Al-Qur’an, mengkajinya dan mengamalkannya, maka Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orang tuanya dari cahaya yang terangnya seperti matahari. Dan kedua orang tuanya akan diberi dua pakaian yang tidak bisa dinilai dengan dunia. Kemudian kedua orang tuanya bertanya, “Mengapa saya sampai diberi pakaian semacam ini?” Lalu disampaikan kepadanya, “Disebabkan anakmu telah mengamalkan Al-Qur’an.”

(HR. Hakim 1/756 dan dihasankan al-Abani).

Kelima, kelak di dalam surga akan diberikan derajat yang lebih tinggi.

Mereka akan ditempatkan di surga berdasarkan seberapa banyak hafalan yang mereka miliki. Bahkan juga digambarkan bahwa di surga kelak pun mereka akan menyesal apabila hafalan Al-Qur’annya tidak begitu sempurna. Sehingga semakin sempurna hafalannya, maka semakin tinggi pula derajat yang akan diterima sang penghafal Al-Qur’an di surga kelak.

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِى الدُّنْيَا فَإِنَّ مَنْزِلَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَؤُهَا

“Akan dikatakan (ditawarkan) kepada penghafal Al-Quran, “Baca dan naiklah ke tingkat berikutnya. Baca dengan tartil sebagaimana dulu kamu mentartilkan Al-Qur’an ketika di dunia. Karena kedudukanmu di surga setingkat dengan banyaknya ayat yang kamu hafal.”

(HR. Abu Daud 1466, Turmudzi 3162 dan dishahihkan al-Albani)

Demikianlah keutamaan-keutamaan yang akan diberikan oleh Allah kepada para penghafal al-Qur’an. Semoga Allah SWT menjadikan kita, anak-anak generasi kita sebagai penghafal Al-Qur’an.

Mari bergabung dengan program pondok tahfidz di Almaas. Dengan menggunakan metode SMS (sabaq, manzil, sabqi), dan didukung guru pembimbing yang sudah bersertifikat hafidz-hafidzoh, maka insya Allah santri akan dengan mudah dan cepat untuk menghafalkan Al-Qur’an.

Wa Allahu A’lam bis Shawab

Jazaakumullaahu Khoiron Katsiiroo

almaas.co.id – dikelola oleh jaringan penulis, tim editor dan tim IT BatuBeling. Mari turut berkontribusi dan berdonasi dalam berbagai kegiatan dakwah, sosial, dan usaha kami. Selengkapnya klik www.almaas.co.id dan chat di nomor whatsapp kami.
ALMAAS
ALMAAS
Griya Insani Muslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CS 1
CS 2
× DAFTAR ONLINE